Suara.com - Ketua DPR RI Ade Komarudin meminta dukungan kepada Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) untuk maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar. Ade meminta restu JK selaku senior partai berlambang pohon beringin itu.
"Saya dengan Pak Supit (Ketua Komisi XI dari Fraksi Golkar) berdiskusi dengan Pak JK soal Golkar. Ini diskusi informal antara senior dengan junior, dan kami junior beliau. Kami mohon arahan dari beliau sebagai senior, dan tentu saya sebagai calon Ketua Umum Golkar mohon doa restu kepada beliau," kata Ade, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (20/4/2016).
Namun dalam pertemuan itu, lanjut Ade, mereka tidak sempat membahas mengenai iuran Rp20 miliar bagi calon Ketua Umum Golkar. Menurut dia, pembicaraan dengan JK hari ini lebih banyak mengenai kondisi partainya.
"Sama sekali tidak ada pembicaraan itu (soal iuran calom Ketum)," ujar dia. "Kami lebih banyak bicara bagaimana partai ini ke depan menjadi lebih baik," imbuhnya.
Dalam pertemuan itu, tambah Ade, JK mengusulkan agar kader Golkar yang menjadi anggota DPR diberikan hak suara. Hal itu nantinya bisa diusulkan dalam perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) dalam Munaslub Golkar.
"Masukan dari Pak JK soal hak suara, antara yang provinsi dan anggota di DPR kan banyak. Harus diberikan insentif suara seharusnya. Kalau bisa itu, ada perubahan AD-ART menyangkut itu. Karena menyangkut soal insentif dan pemberian semangat bagi teman-teman nanti 9da;am) mengelola partai ke depan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan
-
Pemerintah Tegaskan Siswa SD-SMA Tetap Belajar Tatap Muka Secara Normal