Suara.com - Ketua tim verifikasi penjaringan pilkada Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Lazarus Simon Ishak mengatakan Abraham Lunggana belum melengkapi persyaratan yang diminta Partai Demokrat yakni hasil survei terhadap tingkat elektabilitas dan popularitas sebagai calon gubernur Jakarta.
"Relatif lengkap kecuali ada yang kurang yaitu survei di masyarakat yang belum," ujar Lazarus di rumah Lulung, Jalan Berdikari Assofa, gang EE, nomor 99, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/4/2016).
Demokrat membebaskan Lulung untuk menggunakan survei pribadi asal hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.
"Yang kita cari aspeknya dari popularitas dan elektabilitas. Kita bebaskan, kalau pakai survei sendiri selama bisa dipertanggungjawabkan tidak nggak nggak apa-apa," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Lulung mengatakan akan segera memenuhi persyaratan. Tim survei, katanya, saat ini sedang bekerja.
"Kalau survei yang ada secara ini saya kurang yakin. Saya mau pakai yang dibuat PPP dan Suka Haji Lulung. Survei yang dilakukan teman-teman kami sedang berjalan," kata dia.
Lulung merupakan bakal calon gubernur kesembilan yang diverifikasi Partai Demokrat.
Dari delapan bakal calon gubernur yang sebelumnya diverifikasi, belum semuanya melengkapi berkas persyaratan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba