Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Moechgiyarto mengaku opitimis jika berkas perkara kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang menjerat Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka akan segera masuk meja sidang. Menurutnya, setelah sempat bolak-balik ke tangan penyidik lantaran dianggap belum lengkap atau P21, berkas tersebut telah diperiksa pihak Kejaksaan Tinggi.
"Kok masih tanya soal itu, kan itu sudah sesuai prosedur, sudah jalan. kita optimis terus dong. Kalo nggak optimis gimana dong. Mudah-mudahan jaksa memberikan P21," kata Moechgiyarto saat memantau pengamanan hari buruh di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016).
Dikatakan Moechgiyarto, alasan polisi menginginkan masuk ke meja persidangan, agar penyidikan ini segera rampung mengingat Jessica sudah hampir tiga bulan mendekam di penjara.
"Untuk dibuktikan di pengadilannya. Harapan kita demikian biar ada kepastian hukum," kata dia.
Lebih lanjut mantan Kapolda Jawa Barat ini menyerahkan mekanisme pemeriksaan berkas yang saat ini kepada Jaksa Penuntut Umum. "Kan udah kita serahkan telah diteliti sama JPU," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor