Suara.com - Memasuki balapan keempat MotoGP musim 2016 di Sirkuit Jerez, Spanyol, hampir dua pekan lalu, Valentino Rossi akhirnya bisa kembali berdiri di podium teratas. Saat itu, Rossi sukses mengalahkan rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo yang hanya finish di posisi kedua, serta Marc Marquez (Repsol Honda) yang hanya finish ketiga.
Namun sejauh ini, di klasemen sementara pebalap MotoGP 2016, Rossi yang mengumpulkan poin 58, masih tertinggal 7 poin dari Lorenzo yang ada di posisi kedua, serta 24 poin dari Marquez yang masih menduduki posisi puncak. Maka, momentum hasil baik di Jerez, serta balapan di GP Prancis pekan ini, diyakini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Rossi.
Salah satu faktor pendukung bagi Rossi di Le Mans akhir pekan ini adalah bahwa dia memiliki catatan bagus di sirkuit tersebut. Sejak memulai karirnya di MotoGP pada tahun 2000 lalu, Rossi tercatat hanya lima kali saja gagal naik podium di Le Mans. Faktor lain adalah performa motor tim Yamaha di sirkuit itu.
"Le Mans adalah sirkuit di mana YZR-M1 (motor balap tim Yamaha) biasanya mampu melaju dengan sangat baik," komentar Rossi, sebagaimana dilansir situs MotoGP, Rabu (4/5/2016).
Apalagi, Rossi tercatat punya kemampuan bagus melaju di balapan basah (hujan), sesuatu yang antara lain sempat ia pertunjukkan di GP Inggris tahun lalu. Sebagaimana diketahui, cuaca di Le Mans sendiri memang dikenal tak bisa diprediksi, dengan balapan yang tak jarang diwarnai hujan.
"Tahun lalu saya menjalani balapan yang bagus (di Le Mans), tapi saya tak bisa mengalahkan Jorge (Lorenzo). Saya akan mencobanya lagi tahun ini," ungkap Rossi bertekad.
"Pertama, kami akan mengawali akhir pekan dengan cara yang sama seperti di Jerez. Di situ (Jerez) kami mendapatkan settingan yang bagus di hari Jumat, dan itu membantu kami bersaing saat balapan. Kami juga akan melakukannya sebaik mungkin di Le Mans," papar Rossi.
Meski demikian, Rossi tetap menunjukkan kewaspadaannya pada balapan yang bisa saja menjadi momentum kebangkitannya ke puncak ini. Faktor cuaca tetap menjadi catatan khusus baginya. Apalagi musim ini, Rossi sudah sempat jatuh di Sirkuit Austin, Texas, dan dia jelas tak mau mengalaminya lagi.
"Sisi negatif di Le Mans adalah cuacanya itu. Cuacanya selalu tidak bisa diprediksi. Bisa saja terjadi hujan, dan kerap kali juga dingin. Jadi ada banyak faktor yang musti Anda waspadai (di balapan ini)," tuturnya. [MotoGP.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu