Siap Eksekusi Arahan Prabowo, Bahlil Bakal Sulap Batu Bara Jadi Bensin

Senin, 21 September 2026 | 14:14 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Novian)
BACA 10 DETIK
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia siap menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto mengubah batu bara menjadi bensin di Jakarta pada Senin, 21 September 2026.
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian energi nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan batu bara berkalori rendah menjadi bahan bakar minyak.
  • Dirjen Minerba Tri Winarno menyatakan kementerian sedang mengevaluasi potensi dan kerja sama teknologi pengolahan batu bara berdasarkan pengalaman negara lain.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan siap melaksanakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengubah batu bara menjadi bensin.

“Kami sebagai Menteri ESDM akan menindaklanjuti setiap perintah dan arahan Bapak Presiden terkait dengan optimalisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi dengan memakai sumber energi dalam negeri,” ujar Bahlil ketika ditemui di sela-sela acara Donor Darah Ditjen Minerba yang digelar di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Bahlil menyampaikan arahan Prabowo untuk membuat gas atau minyak dari batu bara berangkat dari pemikiran kondisi geopolitik yang tidak menentu.

Arahan Presiden Prabowo, kata dia, adalah mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di Indonesia.

“Salah satu antaranya adalah energi alternatif dari batu bara. Sekarang teknologinya itu sudah canggih, di mana batu bara yang low calorie (kalori rendah) itu bisa menghasilkan gas maupun minyak,” kata Bahlil sebagaimana dilansir Antara.

Pemanfaatan batu bara untuk menjadi minyak telah berlangsung di sejumlah negara.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno menyampaikan Jerman Timur pernah memanfaatkan teknologi coal to liquid atau pencairan batu bara untuk mengolah emas hitam tersebut menjadi minyak.

Minyak yang dihasilkan dari batu bara itu, lanjut Tri, lantas digunakan untuk bahan bakar tank.

“Terus kemudian kita melihat Afrika Selatan. Dulu dia kena politik Apartheid, terus dilarang oleh negara-negara lain, maka dia mencairkan batu bara Sasol (perusahaan energi dan kimia di Afrika Selatan) itu sampai sekarang. Kira-kira 300 ribu barel per hari. Jadi memang sudah ada kalau (mencairkan batu bara menjadi bensin) itu,” kata Tri.

Meskipun demikian, ia sedang mengevaluasi kerja sama teknologi dan potensi batu bara Indonesia untuk menjadi minyak.

“Nanti beberapa sedang dievaluasi lah,” kata Tri.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi agar Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung pada negara lain, saat resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung akan membuat bensin dari batu bara, setelah berhasil membuat solar dari kelapa sawit.

“Sudah berhasil bikin solar dari kelapa sawit dan sudah bisa membikin bensin dari kelapa sawit. Dan, kita juga nanti akan bikin juga, bensin dari batu bara,” kata Prabowo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com