Presiden Joko Widodo dan Presiden Republik Korea Park Ghe-hye di Istana Kepresidenan Republik Korea Cheong Wa Dae [Setpres]
Pukul 15.00 waktu setempat, Presiden Republik Joko Widodo tiba di Istana Kepresidenan Republik Korea Cheong Wa Dae disambut oleh Presiden Republik Korea Park Ghe-hye dengan upacara penyambutan kenegaraan.
Presiden Jokowi dan Presiden Park menuju panggung kecil di Grand Garden melalui barisan pasukan kehormatan tradisional. Pasukan kehormatan memberikan penghormatan, pengumandangan Four Start March, lalu lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Korea Aegukga diputar berurutan.
Selanjutnya, Jokowi didampingi Presiden Park memeriksa barisan pasukan kehormatan dan dalam perjalanan kedua Kepala Negara memberi hormat kepada Bendera Nasional.
Menuju akhir dari pemeriksaan, Jokowi dan Presiden Park secara perlahan berjalan menuju barisan siswa dan siswi yang memegang bendera merah putih.
"Selamat sore... Selamat datang.. Selamat sore...," kata para pelajar dalam bahasa Indonesia.
Jokowi pun tersenyum dan menyalami mereka.
Kemudian, kedua Kepala Negara menuju barisan pejabat penyambut dari Republik Korea, kemudian menuju barisan penyambut dari Republik Indonesia. Setelah itu, kedua Kepala Negara menuju gedung utama untuk melakukan pertemuan bilateral.
Dalam pertemuan bilateral ini, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Kepala BKPM Frengki Sibarani, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Ketua KPK Agus Raharjo, dan Dubes RI untuk Republik Korea John Prasetio.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah