Suara.com - Tommy Sugiarto akan kembali menjadi motor tim Thomas Indonesia saat menghadapi Thailand di penyisihan grup B Piala Thomas 2016, Selasa (17/5/2016) pukul 19.00 waktu Kunshan.
Seperti diungkapkan Manajer Tim Thomas dan Uber Indonesia Rexy Mainaky, peluang Indonesia dan Thailand hampir sama kuat, tapi Indonesia masih lebih unggul di sektor ganda. Dua nomor ganda yang dimainkan akan menjadi andalan untuk mengamankan poin.
Indonesia turun tanpa pasangan terkuat Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Kali ini Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi diberi tanggungjawab sebagai ganda pertama dan akan berhadapan dengan pasangan senior-junior Kedren Kittinupong/Nipitphon Puangpuapech.
Peluang Angga/Ricky untuk menang terbuka lebar. Sedangkan pasangan yang tengah naik daun, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, untuk pertama kalinya diturunkan pada laga penyisihan.
Di nomor tunggal putra, pertarungan akan sangat seru. Tommy akan dibantu dua pemain muda, Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang baru pertama kalinya menjadi bagian tim Thomas Indonesia. Kemenangan di Asia Team Championships 2016 tentunya bisa menjadi modal bagi Jonatan dan Anthony.
“Kami sudah mengevaluasi penampilan tim Thomas pada pertandingan sebelumnya, di mana saja kekurangan yang perlu diperbaiki. Waktu di Kualifikasi Piala Thomas zona Asia 2016, kami pernah menang dari Thailand dan ini menjadi modal untuk tim kami,” kata Rexy sebagaimana dikutip di situs resmi PBSI.
Mantan pemain ganda putra itu mengatakan, peluang tim Thomas vs Thailand itu 55-45. Kami, ujarnya, optimis di nomor ganda, kalau di tunggal memang peluangnya tipis.
Berikut susunan tim Thomas Indonesia vs Thailand:
Tommy Sugiarto vs Tanongsak Saensomboonsuk
Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Kedren Kittinupong/Nipitphon Puangpuapech
Jonatan Christie vs Khosit Phetpradab
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon vs Puavaranukroh Dechapol/Bodin Issara
Anthony Sinisuka Ginting vs Adulrach Namkul.
Berita Terkait
-
12 Wakil Indonesia Berlaga di Sri Lanka International Challenge 2024, Ada Yere/Rahmat
-
Rekap Taipei Open 2023 Hari Kedua: Tujuh Wakil Indonesia Lolos Babak 16 Besar
-
Jadwal Taipei Open 2023 Hari Ini, 8 Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar
-
Tengah Berlangsung, Ini Link Live Streaming Thailand Masters 2023: Tunggal Putra RI Perang Saudara
-
Kejuaraan Dunia 2022: Kalah, Langkah Tommy Sugiarto Terhenti di Babak Awal
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap