Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto akan menggerakan seluruh pimpinan DPRD dan kepala daerah yang merupakan kader Partai Golkar untuk membantu proses pembangunan nasional di bawah Pemerintahan Joko Widodo.
Hal itu dia tegaskan dalam pidato penutupan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Selasa (17/6/2016).
"Munaslub telah memutuskan mendukung pemerintah untuk melaksanakan pembangunan nasional untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, komunikasi intensif akan dilakukan, termasuk fungsi DPR. Saya akan ajak seluruh pimpinan DPRD dan Kepala Daerah untuk menyusun politik legislasi. Ini juga sekaligus menegaskan, Golkar partai yang berorientasi pembangunan," kata Novanto.
Selain itu, dia menyampaikan dirinya akan menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Fraksi di DPR. Dia pun akan fokus turun ke daerah untuk melakukan konsolidasi. Sekaligus, untuk persiapan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017.
"Berkenaan dengan Pilkada, saya tegaskan menoolak mahar politik atau politik mahar. Karena in adalah beban. Tapi kita canangkan dana bergulir untuk membantu kader yang akan diusung Golkar. Bahkan saya akan bantu dengan konsultan independen," tuturnya.
Dia juga mengatakan terimakasih terhadap seluruh calon ketua umum yang bertarung dalam Munaslub kali ini. Dia mengatakan kemenanganya kali ini bukanlah kemenanganya pribadi, melainkan kemenangan Partai Golkar.
"Kepada sahabat-sahabat saya, para calon ketua umum, walaupun kita berkompetisi tapi tetap kita bekerjasama untuk menghadapi tantangan ke depan. Saya tidak bisa sendirian dan butuh dukungan sahabat sekalian," kata Novanto.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan