Suara.com - Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Barnabas mengungkap kondisi ketiga tersangka pelaku pemerkosa dan pembunuh karyawati PT. Polyta Global Mandiri, Enno Farihah (19). Menurut Barnabas, ketiga tersangka yang berinisial RAR (24), RAI (16) dan IH (24) dalam kondisi baik. Ia membantah isu adanya aksi pengeroyokan terhadap ketiganya.
"Ada, masih di sel khusus. Namun tadi tim penyidik pukuk 13.30 WIB. Dipinjam penyidik untuk mengembangkan penyidikannya untuk diperiksa, untuk di BAP," kata Barnabas.
Barnabas mengatakan, selama mendekam di Rutan Polda Metro Jaya, ketiganya dijaga dengan pengamanan yang baik.
"Jadi saya ngomong fakta. Yang jelas disini aman tidak ada yang nyolek. yang jelas isu-isu katanya dikeroyok mati tidak benar," ujar Barnabas kepada wartawan, Jumat (20/5/2016).
Sebelumnya, beredar kabar bahwa ketiga tahanan atas pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap Enno Farihah mengalami penganiayaan di dalam Rutan Polda Metro Jaya. Bahkan ada berita bahwa salah satu tersangka meninggal dunia.
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!