Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan mantan Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tampil di media massa, meski namanya masuk daftar calon gubernur Jakarta dari Gerindra. Menurut Taufik, Sjafrie punya cara sendiri untuk sosialisasi ke masyarakat.
"Dia (Sjafrie) sosialisasi caranya beda. Kita sempat nanya ke kelompok-kelompok masyarakat tertentu, namanya bunyi tuh," kata Taufik, Senin (23/5/2016).
Cara Sjafrie berbeda dengan cara dua bakal calon Gerindra, Sandiaga Uno dan Yusril Ihza Mahendra, yang lebih sering melibatkan media ketika sosialisasi.
Taufik mengatakan mantan Panglima Daerah Militer Jakarta Raya itu sekarang terus bergerak di tataran masyarakat.
"Misalnya tokoh keagamaanlah. Ulama-ulama bilang ke kami kalau mereka beberapa hari yang lalu baru saja ketemu Pak Sjafrie. Pak Sjafrie ini saya lihat gerakannya silent," kata Taufik.
Taufik yakin Sjafrie dapat menjadi daya tarik bagi partai-partai politik lain untuk berkoalisi dengan Gerindra di bursa pilkada Jakarta periode 2017-2022.
"Koalisi itu kan yang penting apa yang kita bawa disepakati dengan teman koalisi. Sandiaga kan juga daftar di Demokrat, daftar di PKS, di mana-mana kan, bahkan juga di PDIP," katanya.
Berita Terkait
-
Masuk Penjaringan Bakal Cagub dari Gerindra, Sjafrie Tak Sendiri
-
Gerindra Belum Final Usung Sjafrie Jadi Calon Gubernur Jakarta
-
Dibutuhkan Jakarta, Sjafrie Sjamsoeddin Dinilai Beda dengan Ahok
-
Pekan Depan, Gerindra dan PDIP Bahas Koalisi di Pilgub DKI
-
Golkar Pro Jokowi, Gerindra Merasa Punya Sparing Partner Pas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara