Suara.com - Saat ini, Tim Formatur Partai Golkar sedang menyusun struktur pengurus periode 2014-2019.
Di tengah proses penyusunan pengurus partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Golkar Setya Novanto, beredar dokumen kepengurusan. Salah satu tokoh yang masuk kepengurusan adalah Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq. Namanya langsung jadi sorotan karena Fahd merupakan mantan terpidana kasus korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah tahun 2011.
Ketua DPP Partai Golkar Demisioner Tantowi Yahya belum mau menanggapi lebih jauh mengenai munculnya nama Fahd. Menurut Tantowi, dokumen tersebut belum tentu benar.
Tantowi mengatakan syarat paling penting untuk masuk ke struktur pengurus ialah berprestasi, dedikasi, loyal, dan tidak tercela.
"Acuan kita itu memang untuk menepati posisi strategis baik di fraksi, partai, atau jabatan publik. PDLT itu tetap menjadi acuan utama. Itu di tata tertib konstitusi partai," kata Tantowi di DPR, Rabu (25/5/2016).
Tantowi menambahkan kepengurusan inti Partai Golkar sudah terbentuk setelah pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa Partai Golkar di Bali.
Novanto sebagai ketua umum, Idrus Marham menjadi sekretaris jenderal, Nurdin Halid menjadi ketua harian, dan Joppy Kardinal menjadi bendahara umum.
Tantowi yakin Novanto bersikap akomodatif dan mampu mengakomodir seluruh kalangan.
"Kita harap awal bulan depan sudah ada," kata Tantowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini