Suara.com - Polisi menangkap tersangka kasus pencurian mobil Suzuki Swift nomor polisi B 1893 TYF bernama Dimas di Jalan Raya Pondok Kelapa I, Blok A2/23 , RT 1, RW 4, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (25/5/2016) sekitar jam 02.30 WIB.
Kepala Sub Bidang Humas Polres Jakarta Timur Komisaris Polisi Husaimah menjelaskan kasus tersebut ketahuan ketika satpam bernama Joko dan Edi patroli. Saat berpatroli, mereka melihat seseorang mengeluarkan mobil Suzuki Swift dari garasi rumah warga bernama Bernard Fernando di Jalan Pondok Kelapa I, Blok A2/23.
Satpam curiga. Lantas mereka mendekat dan bertanya tentang identitasnya.
"Apanya pemilik rumah," kata Husaimah menirukan keterangan saksi.
"Supir baru," kata tersangka yang ditirukan Husaimah.
Satpam tidak percaya begitu saja. Mereka pun menelepon ke rumah Bernard untuk memastikan apakah betul orang yang mengeluarkan mobil adalah supir baru.
Tak lama kemudian, Bernard keluar dari rumah. Melihat itu, tersangka langsung keluar dari mobil dan melarikan diri.
"Namun dapat ditangkap oleh saksi dan warga dan sempat dihajar oleh warga sampai pelaku babak belur," katanya.
Saat ini, tersangka masih dirawat di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
Tag
Berita Terkait
-
Yuyun Meninggal Usai Diperkosa 14 Pemuda, Muncul #NyalaUntukYuyun
-
Komeng Ditangkap Polisi Ketahuan Tiduri Murid SD Kelas VI
-
Baku Tembak di Palmerah, Polisi Gagal Menangkap Bandit
-
Kasus Menonjol di Jakpus Akhir Pekan, Mama Judi sampai Aksi Bacok
-
Nongkrong Bawa Senjata Tajam dan Stick Golf, ABG Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru