Suara.com - Wali Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), M Ramlan Nurmatias menegaskan, tempat hiburan tidak diizinkan buka sepanjang bulan Ramadan. Termasuk warung internet atau warnet.
"Kami minta, selama Ramadhan tidak satupun tempat hiburan seperti karaoke termasuk warnet yang diizinkan buka. Kami minta setiap lurah untuk memantau di wilayah masing-masing," katanya di Bukittinggi, Kamis (2/6/2016).
Selain tempat hiburan, ia juga menegaskan agar pengusaha rumah makan tidak buka di siang hari saat masyarakat menjalankan ibadah puasa.
"Rumah makan yang nakal akan ditindak. Rumah makan yang diizinkan buka hanya yang memiliki tanda khusus pengunjung non muslim," jelasnya.
Ramlan juga meminta lurah memantau agar tidak ada anak-anak yang bermain petasan yang menimbulkan suara gaduh terutama di sekitar masjid dan saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah Ramadan.
"Kami ajak masyarakat, mari sama-sama meramaikan masjid, dan mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran dan kenyamanan saat beribadah," katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.
Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, Syafnir menyebutkan, telah melakukan sejumlah persiapan dengan menyebarkan imbauan dan kepada pihak yang terkait demi keamanan dan kenyamanan selama Ramadan.
"Kami sudah beritahukan para pemilik rumah makan bahwa mereka hanya diberi izin buka mulai pukul 15.00 WIB untuk melayani pembeli yang akan mempersiapkan buka puasa," sebutnya.
Di samping itu, para pedagang juga sudah diingatkan agar tidak memproduksi dan menjual petasan yang mengeluarkan bunyi gaduh.
"Kami harap, masyarakat di wilayahnya masing-masing turut serta menjaga keamanan dan ketertiban dengan membentuk tim keamanan yang dapat melibatkan remaja masjid," ujarnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin