Suara.com - Petinju legendaris Muhammad Ali telah dirawat di rumah sakit karena mengalami sakit pernapasan, kata juru bicara keluarga.
Lelaki berusia 74 tahun, yang mendapat label petinju kelas berat terbesar yang pernah ada itu didiagnosis penyakit parkinson pada tahun 1984 di usia 42 tahun.
"Ali, yang menderita penyakit parkinson, sedang dirawat oleh tim dokter dan dalam kondisi stabil," ujar juru bicara keluarga, Bob Gunnell, dalam sebuah pernyataan tertulis.
Mantan juara kelas berat sebanyak tiga kali itu bikin penampilan di ring terakhir kali pada bulan April dalam sebuah acara amal di Arizona.
Kembali ke bulan April 2014, Ali sempat dilarikan ke rumah sakit setelah serangan pneumonia.
Setelahnya, dia juga pernah dirawat pada bulan Januari 2015 karena menderita infeksi saluran kemih yang akut. (Metro)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
KPK Telusuri Aliran Uang Rp1,5 Miliar dari Dugaan Pemotongan Upah Pungut ASN Bappenda Bogor
-
Borneo FC Santai Hadapi Persija di Pekan Pertama Super League
-
Ingatkan Kereta Tak Bisa Rem Mendadak, KAI Perbaiki 16 Perlintasan Kereta Sebidang di Bekasi-Depok
-
Gunung Kawi Membara! Jalur Sirah Kencong Ditutup Usai Hutan Dilalap Api
-
Gelaran BATIC 2026 Kukuhkan Indonesia Sebagai Hub Kolaborasi Digital Asia Pasifik
-
Review Rumah Singgah: Kanker Mengubah Masa Depan, Lalu Apa Arti Harapan?
-
Media Rusia Bocorkan Agenda Presiden Prabowo di EEF Rusia Bukan Sekedar Pelengkap
-
Bakom RI Respons Isu Paket Titipan Istana di Muktamar ke-35 NU
-
Seleksi Hakim Agung 2026 Dikritik, PILAR Soroti Dugaan Intervensi Politik dan Konflik Kepentingan
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat