Suara.com - Petugas Wilayatul Hisbah (polisi syariah/WH) Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh menertibkan 25 remaja yang bolos mengaji usai salat magrib di empat kecamatan.
Kasatpol PP dan WH Aceh Utara Fuad Mukhtar melalui Ketua WH, Tengku Mursalin di Lhokseumawe, Rabu mengatakan, para remaja bolos itu ditemukan di sejumlah tempat yakni warung intenet dan warung kopi.
Ia menyebutkan, razia itu digelar di Kecamatan Dewantara, Banda Baro, Nisam dan Kecamatan Baktiya.
Teungku Mursalin merincikan, ke-25 remaja itu ditangkap 15 orang di Kecamatan Dewantara, 4 orang di Banda Baro, 3 di Nisam dan 3 lainnya di Kecamatan Baktiya.
Selanjutnya, para remaja itu dikumpulkan lalu dibina oleh petugas, agar tidak mengulangi lagi perbuatan serupa di lain waktu.
"Ini merupakan implementasi Peraturan Bupati Aceh Utara No.33 tahun 2014 tentang penguatan syariat Islam. Oleh karena itu, kita mengimbau agar para orang tua dapat memberikan pengawasan terhadap anaknya terlebih mereka yang masih usia sekolah," harapnya.
Teungku Mursalin menambahkan, razia menjelang Ramadan ini digelar secara bersamaan oleh petugas dari masing-masing pos wilayah tugas yang melibatkan sejumlah pihak seperti polisi dan Muspika.
Secara terpisah atau setelah razia ba'da Magrib pada Rabu dinihari, petugas WH juga menggelar razia di kawasan Tanah Jambo Aye, di sana petugas mendapati puluhan remaja seusia sekolah sedang bermain tusot di dua lokasi.
"Ketika petugas datang ke lokasi permainan tusot, para remaja itu langsung melarikan diri, hanya sekitar 10 remaja yang berhasil diamankan sekaligus diberi nasihat," kata Teungku Mursalin.
Puluhan remaja yang ditangkap di sejumlah kecamatan itu, kata Teungku Mursalin, diberikan nasihat dan selanjutnya disuruh pulang ke tempat pengajian dan bagi remaja yang ditangkap sedang bermain tusot disuruh pulang ke rumah masing-masing. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan
-
Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan