Suara.com - Dua siswi Sekolah Menengah Kejuruan di Aceh terjatuh dari sepeda motor saat menghindari razia busana yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Provinsi Aceh. Razia dilaksanakan di Jalan Muhammad Hasan, Banda Aceh, Kamis (6/8/2015).
Meski tidak terluka, keduanya terlihat terkejut akibat kejadian tersebut. Setelah terjatuh, kedua siswi langsung diamankan petugas. Mereka dinilai telah melanggar Qanun Syarit Islam nomor 11 tahun 2002, karena menggunakan celana ketat dan tidak memakai jilbab.
Pantauan Suara.com, setelah diamankan, keduanya langsung didata dan diberi pembinaan di lokasi. Kepada siswi yang tidak mengenakan jilbab, petugas memintanya untuk pulang ke rumah dan memakai jilab.
Baru setelah itu, ia dapat kembali guna mengambil Kartu Tanda Penduduk dan menjemput kawannya.
Tak lama berselang, siswi tersebut kembali dengan berbusana muslim dan menggunakan jilbab. Namun, sesaat setelah tiba di lokasi, ia tiba-tiba jatuh pingsan. Dia kembali siuman setelah para petugas memberinya air hangat yang telah dicampur gula.
"Kata kawannya dia ini baru keluar dari rumah sakit. Tambah lagi tadi jatuh dari sepeda motor karena takut, makanya gini (pingsan)," ujar salah seorang petugas.
Razia busana yang digelar ini merupakan razia rutin yang dilaksanakan Satpol PP dan WH Aceh. Dalam razia kali ini, Satpol PP dan WH juga dibantu oleh aparat kepolisian. Setiap pelanggar yang ditemukan dalam razia, langsung diberi pembinaan di tempat.
"Mereka kita data dan langsung kita bina di tempat," kata Kasi Hubungan Antar Lembaga Satpol PP dan WH Aceh, Muhammad Iswanto.
Pada razia kali ini, kata dia, pihaknya berhasil menangkap 27 orang pelanggar. Jumlah tersebut terdiri dari tujuh belas wanita dan sepuluh laki-laki.
"Mereka umumnya menggunakan pakaian yang tidak sesuai syariat Islam. Bagi laki-laki mereka keluar rumah pakai celana pendek," katanya. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:
-
Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel
-
Tersiksa dengan Kabut Asap Kalimantan, Malaysia Desak ASEAN Tinjau Perjanjian AATHP
-
Frustrasi Berujung Darah: Alasan Memilukan Pria di Bojonegoro Habisi Nyawa Sang Ibu
-
Bukan Sekadar Berkarya, Menulis Bisa Bikin Hati dan Pikiran Lebih Lega
-
Emas Melejit hingga Beras Melilit: Menakar Napas Ekonomi Lampung di Akhir 2026
-
Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK
-
BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta
-
Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir
-
Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?