Suara.com - Kandidat presiden AS dari Partai Republik Donald Trump mendesak Presiden Barrack Obama mundur dari jabatannya menyusul pernyataannya yang membantah tragedi penembakan klub gay di Orlando, Florida yang menewaskan 50 orang tak terkait dengan jaringan radikal Islam. Hal ini disampaikan Trump lewat pesannya di Twitter.
"Malam lalu, bangsa kita diserang teroris radikal Islam. Ini merupakan serangan teroris terburuk setelah 9/11 dan yang kedua sejak 6 bulan terakhir. Saya ucapkan belasungkawa untuk korban meninggal dan luka serta keluarganya," tulis Trump.
"Sesuai pernyataannya hari ini, Presiden Obama membantah, bahkan tak berani menyebut Islam Radikal. Karena alasan ini dia seharusnya mundur,"lanjutnya.
Selain Obama, dia juga meminta saingannya dari partai Demokrat Hillary Clinton berhenti dari pencalonannya sebagai Presiden AS.
"Jika Hillary Clinton, setelah serangan tersebut, masih menolak menyebut Islam Radikal, dia seharusnya keluar dari pencalonan sebagai presiden," kata Trump lagi.
"Jika kita tak cerdas dan kuat, kita tak akan punya negara lagi karena Presiden kita lemah. Menurut saya ini akan terjadi, dan ini akan semakin buruk," tutupnya.
Sebelumnya, melalui media lokal kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas aksi penyerangan dan penembakan di klub gay Pulse di Orlando, Florida yang menewaskan 50 orang. Pelaku bernama Omar Mateen nekat menghabisi nyawa puluhan orang gara-gara marah melihat pasangan sejenis berciuman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Link Cetak Kartu Tes Substantif PPG 2026, Jadwal dan Cara Unduh di SIMPKB
-
Jumanji: Open World Rilis Trailer Perdana, Dwayne Johnson Cs Kembali
-
5 Rekomendasi City Car 50 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Murah tapi Bandel
-
Today History 29 Juli: Hari Harimau Internasional hingga Serangan Udara Pertama AURI
-
Menembus Silicon Valley dari Kampus UDEL: Tamparan Pedas Sarjana Kertas
-
The Richest Man in Babylon: Pelajaran Finansial Klasik yang Masih Relevan hingga Kini
-
Anti Geser! 5 Hybrid Sunscreen Ringan yang Cocok Dipakai di Bawah Makeup
-
Mantan Terpidana Korupsi Jadi Kandidat Gubernur BI, Siapa Sosoknya?
-
Dibalik OTT Bupati Pemalang, Camat Turut Diangkut: KPK Sabar Tunggu Rapat Sampai Selesai
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, 21 Orang Diamankan di 3 Kota