Suara.com - Bagi Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Komisaris Jenderal Tito Karavian sudah cocok memimpin Korps Bhayangkara. Ahok merupakan temannya Tito.
"Kalau cocok pasti cocoklah bintang tiga PhD (gelar Doctor of Philosophy), saya saja nggak sepintar beliau. Phd lho dari luar negeri diakui dunia, tulis buku banyak lagi, pemikirannya bagus," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Menurut Ahok, Tito mudah membaur dengan masyarakat. Contohnya, ketika dia menjabat Kepala Polda Papua tahun 2012.
"Cepet tegas banget kok, orang di Papua saja bisa deketin orang Papua. Kamu berani nggak jadi kapolda di Papua? Nginep di kampung daerah konflik. Nah itu Pak Tito tuh, pengalaman ke kampung-kampung," kata Ahok.
Menurut Ahok ketika Tito menjabat Kapolda Metro Jaya juga sangat tegas.
Penertiban pemukiman liar di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, dan tempat prostitusi Kalijodo, Jakarta Utara, mungkin tak sukses tanpa sentuhan Tito.
Nama Tito telah diserahkan Presiden Joko Widodo ke DPR. Saat ini, dewan sedang membahasnya sebelum diuji fit and proper test.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan