Suara.com - Anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan partainya tidak mempersoalkan Komisaris Jenderal Tito Karnavian menjadi calon tunggal Kapolri yang diusulkan Presiden Joko Widodo ke DPR. Tito dinilai sudah memenuhi semua persyaratan.
"Secara prinsip, saya kira PPP bisa menerima Pak Tito, karena memang dari sisi persyaratan beliau memenuhi," kata Arsul di gedung Nusantara II, komplek DPR RI, Jakarta, Kamis (16/6/2016).
Arsul mengacu pada Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia yang lebih menekankan pada jenjang kepangkatan dan jenjang karir untuk calon Kapolri.
"Kalau kita tengok Pasal 11 Ayat 6 UU kepolisian, itu kan dikatakan bahwa calon Kapolri itu diajukan dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karir," kata Arsul.
Berdasarkan undang-undang tersebut, kata Arsul, Tito sama sekali tidak ada hambatan untuk dijadikan Kapolri.
"Jadi dari segi kepangkatan jelas memenuhi, beliau bintang tiga. Dari segi karir juga, beliau saya kira sudah mumpuni karena pernah menjadi Kapolda di dua polda tipe A, pernah menjadi Asrena dan kemudian menjadi BNPT. Itu jabatan yang terakhir," tutur Arsul.
Munculnya nama jenderal berusia 51 tahun tersebut sempat menjadi kejutan. Sebab, namanya tak masuk daftar calon terkuat yang beredar selama. Nama yang selama ini beredar adalah Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, dan Inspektur Pengawasan Umum Polri Komjen Dwi Priyatno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan