Ketua BPK Harry Azhar Aziz (kiri) berjabat tangan dengan Pelaksana Tugas Ketua KPK Taufiequrahman Ruki saat pertemuan kedua lembaga di Jakarta, Rabu (11/3/2016). [Antara]
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berencana mendatangi Gedung Badan Pemeriksa Keuangan(BPK) pada Senin(20/6/2016). Pimpinan yang dipimpin oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo tersebut berencana untuk menemui Harry Azhar Aziz dan kawan-kawan. Namun, ketika ditanya terkait maksud kedatangan Agus cs, Harry Azhar mengaku tidak tahu.
"Belum tahu agendanya tentang apa," kata Harry singkat usai menerima Ratna Sarumpaet dan kawan-kawan yang hadir mendukung BPK di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Diduga, kedatangan KPK untuk berkomunikasi terkait kasus pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Dalam hasil audit investigatif BPK ditemukan kerugian negara senilai Rp173 miliar. Hasil itu berbeda dengan laporan hasil pemeriksaan BPK DKI Jakarta yang menyebutkan dalam kasus yang diduga ada keterlibatan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebut terdapat kerugian negara senilai Rp191 miliar.
Sementara KPK berpendapat lain. KPK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR mengatakan bahwa dalam kasus tersebut tidak ditemukan unsur pelanggaran hukum. Meski begitu, penyelidikan kasus tersebut belum dihentikan oleh KPK. Karena itu, KPK pun langsung memyusun jadwal agar segera menemui BPK untuk membahas, apa yang menyebabkan hasilnya berbeda.
"Penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya," kata Agus di DPR, Selasa (14/6).
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas