Suara.com - Maskapai AirAsia Indonesia menyiapkan pesawat berbadan lebar atau "wide body" untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa mudik Lebaran Idul Fitri 2016.
Direktur Komersial AirAsia Andy Adrian mengatakan pesawat berbadan lebar tersebut akan digunakan untuk rute Jakarta-Bali sebagai penerbangan tambahan selama "H-7" sampai "H+7" Lebaran 2016.
"Pengajuan 'extra flight' kita sudah di-approve' (diterima) dan kita akan memperbesar kapasitas dari 180 penumpang menjadi 377 penumpang untuk rute Jakarta-Bali," katanya di Jakarta, Kamis (23/6/2016).
Rute Jakarta-Bali dipilih karena merupakan rute dengan tingkat keterisian (load factor) hampir 100 persen. Andy menambahkan dalam satu hari terdapat delapan penerbangan untuk rute tersebut, dan dengan adanya penerbangan tambahan menjadi sembilan dengan menggunakan pesawat berbadan lebar, yaitu Airbus 330.
"Jakarta-Bali dalam beberapa hari bisa sampai 100 persen, apalagi Lebaran selalu paling tinggi," ungkapnya.
Adapun target tingkat keterisian secara keseluruhan, yaitu 95 persen dalam masa mudik Lebaran tahun ini.
"Kita enggak buka rute lain karena memang penuh slotnya, misalnya, Jakarta-Yogyakarta atau Jakarta-Solo dan enggak mungkin pakai 'wide body' karena bandaranya tidak mendukung," imbuhnya.
Sementara itu, Andy menyebutkan dengan adanya peningkatan jumlah penumpang selama Lebaran ini, dia menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 20-30 persen.
Kementerian Perhubungan mencatat prakiraan jumlah pemudik dengan moda angkutan udara yang naik signifikan, yaitu mencapai 7,62 persen menjadi 4,6 juta penumpang pada Lebaran tahun ini dari 4,3 juta penumpang dari Lebaran tahun lalu. Prakiraan jumlah pemudik tersebut paling tinggi di antara jumlah pemudik dengan moda lain, seperti darat, laut dan kereta api.
Karena itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub untuk Lebaran ini meningkatkan kapasitas, yakni terdapat 529 pesawat yang akan beroperasi dari 14 maskapai dengan prakiraan penerbangan tambahan sebesar lima persen dari Lebaran 2015. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan