Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo berbuka puasa bersama dengan ribuan prajurit TNI dan anak yatim di lapangan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia, Senin (27/6/2016).
Ada yang menarik perhatian dari peristiwa ini. Makanan yang diberikan kepada Jokowi tidak dibedakan dengan prajurit dan anak yatim. Jokowi makan dari nasi kotak sama dengan yang lain.
Begitu juga dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri, Mufidah Jusuf Kalla. Konsumsi buat mereka tak dibuat spesial.
Semua yang hadir dalam acara makan nasi kotak usai Salat Maghrib berjamaah di lapangan terbuka.
Setelah buka puasa, Jokowi bersama Ibu Negara kemudian meninggalkan lokasi. Tapi sebelum pergi, mereka menyalami para anak yatim, begitu juga dengan Wapres.
Presiden dan Wakil Presiden didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta para Kepala Staf Angkatan, yakni KASAD Jenderal Mulyono, KASAU Marsekal Agus Supriatna dan KASAL Laksamana Ade Supandi.
Acara tersebut juga dihadiri Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman., Ketua DPR RI Ade Komarudin, Ketua MPR Zulkifli Hasan, dan Ketua DPR RI Irman Gusman.
Prajurit yang hadir di acara ada sekitar 7.500 orang, kemudian 200 pasukan pengamanan Presiden, dan 1.000 anak yatim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto