Identitas mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi membusuk dan hancur di kamar mandi apartemen Belezza, lantai 23 A, Permata Hijau, Jakarta Selatan, terungkap.
Kepala Satuan Polisi Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hadi mengatakan nama perempuan tersebut Jeni Nurjanah (24). Dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Jeni berasal dari Tulang Bawang, Lampung.
Dia kabur dari rumah majikan sejak 5 Januari 2016 karena bermasalah dengan majikan.
Saat ditemukan tak bernyawa pada pada Rabu (29/6/2016) petang, kondisinya mengenaskan. Dia diduga meninggal akibat dibunuh sekitar dua atau tiga minggu yang lalu.
"Kondisi korban di TKP, lehernya dalam keadaan robek ada sekitar 11 sentimeter dengan lebar tiga sentimeter. Bagian tubuh lain di tangan robek pada pergelangan tangan," ujar Eko.
Saat ini, polisi sedang menyelidiki kasus tersebut. Polisi telah memeriksa beberapa saksi.
"Kami langsung lakukan pengejaran. Belum bisa sampaikan siapanya (pelaku pembunuhan), sebab masih dalam pengejaran," kata Eko.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan korban tidak dibunuh dengan cara mutilasi.
"Itu korban diduga dibunuh, bukan mutilasi karena sebagian tubuhnya hancur, jadi sudah agak terlihat tulangnya," ujar Tubagus.
Berita Terkait
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan