Suara.com - Arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jawa Barat menjelang tempat peristirahatan (rest area) tersendat menyusul banyaknya kendaraan yang melintasi jalan tol tersebut pada Sabtu (2/7/2016) dini hari.
Pada Sabtu dini hari, kendaraan dari arah Jakarta dan sekitarnya mengalami lonjakan dibandingkan dengan beberapa hari sebelumnya. Di sejumlah titik jalan Tol Jakarta-Cikampek kecepatan kendaraan berkurang menjelang "rest area" sehingga sehingga mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.
Aparat kepolisian berjaga di titik ini untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang menuju rest area.
Kepala Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto sebelumnya menyatakan volume lalu lintas mudik di Gerbang Tol Cikarang Utama meningkat hingga 45 persen dibandingkan dari hari biasanya.
"Volume lalu lintas pada saat itu mencapai 114.054 kendaraan dari lalin normal 79.881 kendaraan," kata dia.
Volume kendaraan diprediksi akan terus meningkat hingga Jumat tengah malam sampai Sabtu, karena merupakan hari puncak arus mudik.
"Prediksi kami, masyarakat mulai libur pada Senin (4/7/2016), namun mereka akan memilih berangkat ke kampungnya pada Jumat (1/7/2016) agar lebih lama di kampungnya," kata dia.
Ia mengatakan volume kendaraan pada puncak mudik kali ini diperkirakan mencapai kisaran 119 ribu kendaraan atau tidak terpaut jauh dari jumlah pemudik pada 2015.
Sementara, pemudik yang mengarah ke Purwakarta, Bandung dan Cikampek diprediksi akan mulai memasuki Tol Jakarta-Cikampek pada Sabtu (2/7/2016) dan Minggu (3/7/2016). (Antara)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR