Suara.com - Ratusan Jamaah Naqsabandiyah memenuhi Muhala Baitul Makmur Di Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin (4/7/2016). Mereka melaksanakan Shalat Idul Fitri.
Jamaah berdatangan sejak pukul 07.00 WIB dan mulai melaksanakan shalat pukul 07.30 WIB yang dipimpin oleh imam besar mereka Syafri Malin Mudo. Dalam tausiahnya yang menggunakan Bahasa Arab, Syafri memaparkan pentingnya Idul Fitri untuk orang Islam.
Setelah itu Syafri yang juga Ketua Naqsabandiyah Sumbar juga mengapresiasi kedatangan jamaah dari luar Padang ke Baitul Makmur. Sebab, menurutnya, dengan semakin tingginya kebutuhan ekonomi, jamaah masih menyempatkan diri ke musala di Padang.
Dia juga menyebutkan selain di Mushala Baitul Makmur Pauh, pelaksanaan shalat juga serentak dilaksanakan di masjid dan mushola di Kuranji, Pauh, Koto Tangah, Solok.
Salah satu jamaah, Ujang Komar mengatakan jumlah jamaah shalat Id di Mushola Baitul Makmur tahun ini sedikit berkurang dibanding tahun lalu. Meskipun demikian secara pelaksanaan tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya.
"Sama seperti tahun sebelumnya jamaah masih didominasi kaum dewasa dan tua saja," katanya.
Selain itu, kata dia, sebagian besar jamaah tahun ini berasal dari warga lokal Padang saja, sekitar Pauh, Kuranji, dan Koto Tangah.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Japeri Jarap meminta kepada masyarakat untuk menghormati perbedaan jatuhnya Hari Raya Idul Fitri di Padang.
"Tentunya ada yang ber-Lebaran Senin, Rabu dan Kamis semuanya umat Muslim kita perlu menghormatinya," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum