Ketigabelas, kejadian 4 Juli jam 23.00 WIB. Warga bernama Suharyati (50) meninggal dunia setelah turun dari bus Sumber Alam yang terjebak kemacetan di Jalan Karangbale, Larangan. Sebelum meninggal dia jatuh pingsan dan muntah. Dia meninggal ketika akan dibawa ke puskesmas.
Keempatbelas, kejadian 4 Juli 2015 jam 20.00 WIB. Poniatun (46), warga Madureso, Kebumen. Pemudik ini meninggal tak lama setelah turun dari bus Zaki Trans. Dia meninggal di rumah makan Mustika Indah, Ciregol, Tonjong.
Kelimabelas, kejadian 5 Juli 2016 jam 06.30 WIB. Pemudik bernama Rizaldi Wibowo (17), warga Kendal, meninggal di dalam bis.
Keenambelas, kejadian 5 Juli jam 06.30 WIB. Pemudik bernama Suhartiningsih (49) awal Jakarta meninggal dalam mobil pribadi.
Ketujuhbelas, kejadian 5 Juli. Warga bernama Sumiatun (67) asal Pademangan, Serpong, Tangerang, RT 6, RW 3, meninggal dunia di dalam bus di daerah Siramin.
Kedelapanbelas, kejadian 5 Juli. Pemudik bernama Sri (40) asal Wonogiri meninggal dunia di dalam mobil. Saat itu, dia kecapean dan mengalami gangguan jantung.
Berita Terkait
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
DPR Apresiasi Penyelenggaraan Mudik 2026 yang Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO