- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan rekayasa lalu lintas Lebaran 2026 berhasil menurunkan kepadatan puncak mudik dan balik.
- Kebijakan pemerintah efektif mendistribusikan volume kendaraan sehingga kepadatan arus mudik turun 11,4 persen dan balik 10,57 persen.
- Pembatasan kendaraan angkutan barang sumbu tiga selama arus mudik turun 74,56 persen guna memperlancar arus lalu lintas.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengeklaim kebijakan rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2026 berhasil menekan kepadatan kendaraan. Penurunan kepadatan terjadi baik pada puncak arus mudik maupun arus balik.
Ia menjelaskan, kepadatan lalu lintas pada puncak arus mudik turun sebesar 11,4 persen. Sementara itu, kepadatan pada puncak arus balik juga turun sebesar 10,57 persen dibandingkan kondisi normal.
"Kebijakan lalu lintas terbukti efektif memindahkan volume lalu lintas sebanyak 450.000 kendaraan pada H-3 sampai H-1 (lebaran), serta menurunkan kepadatan lalu lintas pada puncak arus mudik sebesar 11,4 persen," ujar Dudy dalam rapat Komisi V DPR RI, Senin (13/4/2026).
Pemerintah mencatat distribusi kendaraan tidak hanya terkonsentrasi pada hari puncak. Pergerakan kendaraan mulai tersebar sejak H-8 hingga H-4, sehingga mengurangi tekanan pada periode kritis.
Pada arus balik, pemerintah juga mencatat pergeseran volume kendaraan mencapai 328.000 unit. Pergerakan tersebut terdistribusi lebih merata pada H+4 hingga H+8 lebaran.
"Pada arus balik, terjadi perpindahan volume lalu lintas sebanyak 328.000 kendaraan dari hari H sampai dengan H+3, serta menurunkan kepadatan puncak arus balik sebesar 10,57 persen," kata Dudy.
Selain rekayasa lalu lintas, pemerintah juga menerapkan pembatasan angkutan barang selama periode mudik. Kebijakan ini berhasil menurunkan volume kendaraan berat di jalan secara signifikan.
Kementerian Perhubungan mencatat kendaraan angkutan barang sumbu tiga turun hingga 74,56 persen. Penurunan ini berkontribusi terhadap kelancaran arus lalu lintas di jalur utama.
Lebih lanjut, Dudy memastikan pihaknya akan terus mengoptimalkan manajemen lalu lintas pada periode mudik berikutnya.
Baca Juga: Hemat Energi, Menhub Minta Kendaraan Kementerian Beralih ke Listrik
"Seluruh kebijakan ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan angkutan lebaran yang aman, selamat, tertib, dan lancar," pungkas Dudy.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
PNM dan Danantara Perluas Pelayanan hingga 516 Jaringan di Wilayah 3T
-
Pertamina Impor LPG Setara 15,2 Juta Tabung 3 KG dari Texas
-
Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
-
BRI Raih Predikat Kontributor Pajak Terbesar di Sektor Keuangan, Bersinergi dengan Danantara
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik
-
Konflik AS - Iran Memanas di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 2 Persen
-
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
-
IHSG Sempat Tembus 6.057 Tapi Berbalik Turun, Saham RANS Mulai Dijual
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
IHSG Menuju Target 6.150, Simak Analisis Teknis dan Saham Pilihan