Suara.com - Sebanyak 419 warga binaan penghuni Rumah Tahanan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Idul Fitri 1437 Hijriah.
"Narapidana yang memperoleh remisi sebanyak 419 orang, terdiri dari 409 remisi khusus I dan 10 orang remisi khusus II atau yang langsung bebas hari ini," kata Kepala Rutan Klas I Cipinang Asep Sutandar ketika ditemui usai mengikuti Shalat Idul Fitri di Rutan Cipinang, Rabu (6/7/2016).
Menurut data rekapitulasi perolehan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri Rutan Klas I Cipinang, 409 warga binaan yang mendapat remisi khusus I terdiri dari 41 orang mendapat remisi 15 hari, 331 orang mendapat remisi satu bulan, dan 37 orang memperoleh remisi satu bulan 15 hari.
Berdasarkan kasus dan perkara, 409 warga binaan yang memperoleh remisi khusus I terdiri dari narapidana teroris dua orang, narkotika 214 orang, dan pidana umum 193 orang. Tidak ada narapidana tindak pidana korupsi di Rutan Cipinang yang memperoleh pengurangan masa hukuman.
Di Rutan Cipinang sendiri terdapat 49 narapidana dan 50 tahanan terkait tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut ada beberapa yang sebelumnya telah dipindah ke Lapas Sukamiskin.
"Kasus korupsi tidak ada yang mendapat remisi sesuai PP 99," kata Asep.
Kemudian, untuk 10 orang yang bebas karena remisi khusus II terdiri dari narapidana dengan perkara Pasal 372 KUHP tentang penggelapan sebanyak dua orang, Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian enam orang, Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan satu orang, dan kasus narkoba satu orang. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik