Suara.com - Seorang Supir Taksi Uber berinisial AS (42) harus berurusan dengan polisi gara-gara diduga melakukan tindak kekerasan terhadap penumpangnya bernama Setiawati (25). Selain memukul korban, AS juga menodongkan pistol mainan.
"Iya sudah kami amankan semalam, supir Uber lakukan kekerasan," kata Kapolsek Gambir Ajun Komisaris Besar Polisi Ida Ketut Gahananta kepada Wartawan, Kamis (7/7/2016).
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono memastikan senjata yang digunakan TSK untuk menakut-nakuti korbannya hanya pistol mainan.
"Senjata itu bukan betulan, itu mainan anaknya yang dia bawa. Jadi karena jengkel sama korban, kemudian dia todongkan pistol mainan itu," kata Awi kepada wartawan.
Peristiwa kekerasan berawal saat korban Setiawati meminta diturunkan sebelum sampai di tempat tujuannya. Mulanya, korban minta diantar ke Bekasi namun mendadak minta berhenti di depok.
"Semua karena macet, si korban nggak betah dan minta diturunkan,"ujar Awi.
"Pelaku nggak terima sama sikap korban. Akhirnya pelaku menampar korban dua kali dan menodongkan pistol mainan itu," kata Awi.
Saat ini AS sudah diamankan di Polisi Sektor Gambir, Jakarta Pusat untuk mempertangungjawabkan perbuatannya. Dia dikenakan Pasal 335 dengan ancaman 1 tahun penjara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil