Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki ingin sisa komisioner KPU sepeninggalan Husni Kamil Manik tetap kompak melanjutkan menyelenggarakan pemilihan umum kepala daerah serentak 2017.
Hal itu dinyatakan Teten saat menghadiri pemakaman Husni di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7/2016). Saat ini tinggal ada 6 komisioner KPU.
"Kami tidak ada masalah, kekompakan tidak ada hal terjadi deadlock, sampai terbentuknya KPU mendatang," kata Teten di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2016).
Menurut Teten tidak perlu terburu-buru mencari pengganti Husni. Dia ingin Pilkada serentak 2017 tetap didahulukan.
"Tidak sama sekali menganggu, dan logistik (Persiapan Pilkada) sudah dibicarakan oleh pemerintah pusat untuk semuanya sampai selesailah nanti itu,"ujar Teten.
Husni Kamil Manik berpulang di usianya yang hampir menginjak 41 tahun. Almarhum menghembuskan nafas terakhir usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina sekira pukul 21.00 WIB, Kamis (7/7/2016). Jenazah saat ini sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2016) pada Pukul 13.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
CELIOS: Pemerintah Terlalu Sibuk Jaga Narasi Positif Ekonomi
-
Kedok Alim Tukang Rujak di Kebon Jeruk Runtuh, Diduga Cabuli Anak Tetangga sejak Balita
-
Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya
-
Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun