Jajaran PNS Pemprov DKI Jakarta dalam acara halal bihalal di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7/2016). [suara.com/Oke Atmaja]
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) belum mendapat laporan ada Lurah di wilayah Jakarta Selatan yang melapor gratifikasi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lurah tersebut lapor ke KPK karena menerima parsel di Hari Raya Idul Fitri 1437 H.
"Belum tahu. Biasanya itu ada desk gratifikasi yang lapor," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/7/2016).
Ahok menegaskan semua pejabat negara khususnya di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI wajib melaporkan ke lembaga anti rasuah apabila mereka menerima pemberian apapun.
"Parsel juga semua harus lapor. Semua pemberian yang kita curiga itu nggak boleh (tidak lapor) harus lapor," kata Ahok.
Sebelumnya Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan pihaknya menerima 2 laporan berkaitan dengan gratifikasi pada lebaran tahun ini.
Adapun yang melaporkan gratifikasi selain Lurah adalah anggota DPR.
"Hingga hari ini KPK menerima 2 laporan berkaitan dengan perayaan hari raya. Satu parsel makanan dan tea set dan satu lagi handphone," kata Priharsa di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (11/7/2016).
Komentar
Berita Terkait
-
Dicecar Maju Lewat Parpol atau Independen, Ahok 'Ngeles' Lagi
-
Ahok Minta Masyarakat Tak Kasihan Pada Gelandangan dan Pengemis
-
Ahok Halal Bihalal ke Para PNS di Hari Pertama Kerja
-
"Pede" Saingi Ahok, Sjafrie Akui 'Dibangunkan' Prabowo Subianto
-
Lucunya Meme Mudik Karya Para Netizen, Curhat sampai Dagelan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam