Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). [Suara.com/Oke Atmaja]
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak heran sekitar 62 persen Pegawai Negeri Sipil DKI Jakarta mengalami obesitas atau mengalami penumpukan lemak yang berlebihan di tubuhnya.
Ahok bahkan telah meminta kepada para PNS untuk memperhatikan pola makan dan mengingatkan untuk selalau melakukan olahraga.
"Udah dari 2-3 tahun aku udah kasih tahu mereka. Begitu pake kaos, yang cowok keliatan kok gede gitu perutnya. Gue bilang eh, lo mesti lari lho dikit," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/7/2016).
Sebelumnya, Wakil Gubenur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan ada sekitar 62 persen PNS DKI memgalami obesitas.
"Hasil survei dari tahun 2000, PNS kita hampir 62 persen obesitas. Jadi kita salah dalam mengartikan pola makan sehat dan seimbang," ujar Djarot usai menerima Indonesia Vegetarian Society dan Vegan Society Of Indonesia di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/7).
Dalam pertemuan tersebut Djarot membahas program untuk menurunkan angka berat badan, menghilangkan lemak pada tubuh serta menerapkan pola hidup sehat.
Mantan Wali Kota Blitar ini juga meminta kepada PNS hingga warga Jakarta lebih sering mengkonsumsi nabati, buah, dan sayuran, utamanya jenis kedelai, kacang hijau, dan kacang tanah. Hal ini bertujuan untuk menurunkan angka obesitas di DKI Jakarta.
"Kita mau merubah mindset masyarakat kita, bahwa satu-satunya sumber protein paling baik itu daging dan susu. Padahal yang paling baik itu nabati. Nanti mereka (IVC-VSI) akan kerja sama dengan kita," kata Djarot.
Menurut Djarot, apabila manusia mengalami obesitas lantaran sering mengkonsumsi junk food yang berdampak pada penumpukan lemak.
"Kalau orang obesitas itu nggak bugar, ngantukan, kan begitu, gampang sakit, sakitnya macam-macam," kata politisi PDI Perjuangan itu.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan