Maraknya pemberitaan kasus peredaran vaksin palsu di beberapa rumah sakit dan klinik telah membuat masyarakat resah. Banyak warga yang ingin melakukan vaksin ulang terhadap anaknya.
Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengimbau agar masyarakat tidak khawatir melakukan vaksin ulang yang diberikan pemerintah secara gratis.
"Vaksinnya gratis, masyarakat diimbau jangan khawatir. Kalau takut merasa vaksinnya palsu atau tidak ya silahkan anda datang cek," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/7/2016).
Ahok juga meminta semua pihak tidak mempolitisasi kasus peredaran vaksin palsu hingga membuat masyarakat ketakutan.
"Enggak usah dipolitisir sampai sesuatu yang menakutkan. Bisa nggak kejadian kalau nggak divaksin?," kata dia.
Bahkan, Ahok juga mengaku istrinya Veronica Tan sempat panik mendengar pemberitaan soal peredaran vaksin palsu. Dia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan bisa memeriksa anaknya ke rumah sakit.
"Tadi pagi aja istri saya masih nanya ke saya 'jangan-jangan anak kita tiga juga kena vaksin palsu? Ya maksudnya kalau kita khawatir seperti ini, jadi semua resah. nah kalau kamu khawatir, ya bawa aja itu anak ke RS lagi dites darah perlu nggak tambah vaksin lagi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas