Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan membantah dirinya ditangkap polisi karena terlibat dalam kasus dugaan penipuan.
"Nggak benar isu itu. Saya membantahnya," kata Ramadhan saat dihubungi, Rabu (20/7/2016).
Menurutnya, dirinya tidak terlibat dalam kasus dugaan penipuan ini. Dia pun membantah berutang dan tidak menjalankan perjanjian apapun semasa dirinya mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan, tahun lalu.
Ramadhan pun akan memberikan keterangan kepada kepolisian atas kasus yang menyangkutnya ini.
"Saatnya saya akan kasih keterangan lagi ke polisi," tuturnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan Ramadhan Pohan ditangkap untuk pemeriksaan lebih lanjut atas kasus penipuan.
"Dia ditangkap di Jakarta terkait kasus penipuan. Sekarang yang bersangkutan sudah di Medan dan sedang diperiksa," kata Rina dikonfirmasi, Rabu (20/7/2016) malam.
Dia diduga menjadi tersangka dalam perkara kasus dugaan penipuan sebesar Rp24 miliar yang dipinjamnya dari para simpatisan, saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan, tahun lalu.
Tag
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!