Polisi berjaga pascapenembakan di pusat pembelanjaan di Jerman. (Reuters)
Suara.com - Korban teror penembakan di pusat pembelanjaan mal Olympia, Munich, Jerman terus bertambah. Sampai Sabtu (23/7/2017) dini hari atau Sabtu pagi waktu Indonesia, ada 10 orang yang tewas.
Kepolisian setempat menjelaskan korban tewas termasuk tersangk penembakan. Juru bicara itu mengatakan satu orang tambahan tewas karena luka yang diderita dalam serangan itu.
Polisi menjelaskan tersangka penembakan tewas bunuh diri. Polisi memprediksi pelaku penembakan hanya 1 orang.
Polisi sebelumnya mengatakan mereka sedang mencari hingga tiga tersangka dalam serangan itu. Belum diketahui asal dan motif penembak. (Reuters)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Pembunuh 3 Polisi AS Ternyata Eks Marinir Veteran Perang Irak
-
Tahanan Rebut Pistol, Dua Pembantu Sheriff Tewas di Michigan
-
Robot Bom Ini Lumpuhkan Penembak Lima Polisi di Dallas
-
Ucapan Mengerikan Pembunuh Polisi Dallas Soal Orang Kulit Putih
-
Buntut Penembakan Warga Kulit Hitam, 5 Polisi Dallas Tewas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan