Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan hukuman mati terhadap bandar narkotik Freddy Budiman sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Ya keputusan hukum harus dipatuhi dan dijalankan. Sepahit apapun, kalau mau berjuang, bagaimana menghindari agar tidak terkena hukuman mati, bukan sekarang saatnya," kata Ade di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2016).
Ade menambahkan hal terbaik yang saat ini bisa dilakukan Freddy ialah berdoa.
"Masa itu sudah usai, ya saya kira serahkan kepada Tuhan seluruhnya, ya kan begitu karena keputusan sudah ada dan tidak bisa ditawar-tawar lagi," kata Ade.
Pernyataan tersebut menyusul terbitnya keputusan Mahkamah Agung yang menolak Peninjauan Kembali atas putusan hukuman mati terhadap Freddy dan beberapa terpidana kasus narkotik lainnya.
Menurut Ade hukuman penjara di negeri ini sudah tidak memberikan efek jera terhadap para pelaku kejahatan. Dia mengaku dengan cara apalagi supaya menghentikan kejahatan mereka.
"Bayangkan, diberikan hukuman mati saja orang masih merajalela, hukum apalagi yang harus kita berikan di dalam KUHAP. Saya tidak tahu lagi, yang pasti sekarang, dengan hukuman mati saja orang tetap melakukan kejahatan," tutur Ade.
"Narkoba masih merajalela. Dengan hukuman mati saja masih merajalela narkoba ini," Ade menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Anggita Sari: Eks Pacar Freddy Budiman Menikah, Ini Sosok Suaminya
-
Profil Rindra Pramadyo, Pengusaha Sukses Baru Saja Nikahi Model Majalah Dewasa Anggita Sari
-
Ungkit Kematian Freddy Budiman, Ustaz Adi Hidayat: Dia Gembong Narkoba, tapi Kepulangannya Indah
-
Aa Gym Mimpi Bertemu Freddy Budiman, Ternyata Ini 5 Arti Memimpikan Orang yang Sudah Meninggal
-
The Real Big Mouth, Fikri Budiman Saksi Freddy Budiman Kuasai Lapas hingga Semua Napi Tunduk
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dua Kali Sehari! Modus Obat Batuk dan Kunciran Rambut Dipakai Selundupkan Narkoba ke Rutan Salemba
-
Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee
-
'Suara Indonesia Penting!' Presiden Palestina Telepon Prabowo, Minta RI Terus Kawal Gaza
-
China Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Dukung Pembukaan Kembali Selat Hormuz
-
Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan