Suara.com - Majalah sastra Horison berhenti menerbitkan edisi cetak, kemudian kerja redaksi akan berfokus sepenuhnya pada platform dalam jaringan online.
"Ternyata biaya untuk menerbitkan cetak cukup besar. Dengan beralih ke 'online', biaya menjadi tidak sedemikian besar," kata pendiri Horison Taufiq Ismail dalam peringatan 50 tahun Horison di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (26/7/2016).
Laman dalam jaringan Horison sendiri bukan barang baru, melainkan sudah ada sejak 2009 dan dirintis oleh ahli bahasa Melayu Amin Sweeney sebagai pemimpin redaksi periode 2009 - 2010.
Saat ini, pemimpin redaksi Horison versi online dijabat oleh Sastri Sunarti, penyair yang juga pegawai negeri sipil di Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam sambutannya pada acara peringatan 50 tahun majalah sastra bulanan Horison, Taufiq Ismail berterima kasih atas bantuan semua pihak kepada Horison selama ini, terutama pencinta kesusastraan Indonesia.
Majalah sastra Horison terbit perdana pada bulan Juli 1966 dengan para pendiri Mochtar Lubis, pelukis Zaini, tokoh pers P.K. Ojong, cendekiawan Arief Budiman, dan Taufiq Ismail.
Sementara itu, budayawan Emha Ainun Nadjib dalam orasi budayanya pada peringatan 50 tahun Horison mengatakan bahwa hijrahnya majalah sastra tersebut merupakan langkah tepat karena akan fokus menyasar generasi millenial yang dekat dengan teknologi informasi dan menjadi pelaku utama kegiatan "online".
"Generasi millenial mendominasi perilaku kebudayaan di Indonesia. Mereka juga memiliki kecenderungan produktif terhadap sastra, terutama dalam hal kebebasan berpikir dan kebebasan rohaniah," katanya. (Antara)
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
OTT KPK di Tulungagung: Selain Bupati Gatut Sunu Wibowo, 15 Orang Juga Diamankan
-
Tiba di Pakistan, Tim Perunding Iran Ingatkan Pengalaman Pahit Dikhianati AS
-
Jaga Kelestarian Alam, Ekowisata Mangrove di Lombok Timur Ini 'Mengalah' Demi Napas Lingkungan
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat