Suara.com - Direktur Utama PT. Mass Rapid Transit (MRT), Dono Bustami mengatakan bahwa kehadiran MRT tidak akan menyelesaikan masalah kemacetan di Jakarta.
Kemacetan akan menghantui Jakarta jika MRT tidak dibantu oleh moda transportasi lainnya. Sehingga kehadiran Transjakarta dan Light Rail Transit (LRT) harus dikuatkan untuk mendukung integrasi MRT.
"Kalau ditanya apakah kehadiran MRT mengatasi kemacetan, saya jawab tidak akan bisa kalau MRT sendirian, harus komprehensif, lengkap dengan dukungan moda transportasi lainnya," kata Dono di kantor PT.MRT di Wisma Nusantara Jalan M.H.Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa kalaupun MRT dapat berintegrasi dengan moda transportasi lainnya, kemacetan akan berkurang hanya sampai 30-an persen. Pasalnya, bertambahnya kendaraan pribadi yang terus meningkat setiap hari, menjadi penyebab kamacetan di Jakarta dapat diatasi dengan tuntas.
"Kalau itu semua sudah jadi, itu hanya 30-an persen mngurangi kemacetan. Coba bayangkan, pertumbuhan kendaraan bermotor baru setiap harinya lebih dari 1.000 sementara pertumbuhan jalan di Jakarta per tahun hanya 0,01 persen,"kata Dono.
Mantan Direksi PT.Bukit Asam,Tbk tersebut mengatakan bahwa apabila dari sekarang sistem transportasi di Jakarta tidak diperbaiki, maka yang terjadi adalah akan adanya kemacetan total pada Tahun 2020 mendatang. Dan akibat perkembangan kendaraan bermotor tersebut, maka polusi udara di Jakarta akan tetap tinggi.
"Kerugian yang diperoleh dari kemacetan total pada Tahun 2020 tersebut bisa mencapai Rp65 triliun per tahun, yang terdiri dari Rp28,1 triliun untuk tambahan biaya operasional kendaraan dan Rp36,9 triliun untuk waktu perjalaanan yang lebih lama," kata Dono.
Untuk diketahui, perkembangan pembangunan proyek MRT hingga saat ini sudah mencapai 50,84 persen. Diharapkan, MRT tersebut dapat beroperasi pada akhir Tahun 2018 atau paling lambat awal Tahun 2019 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Ada Perbaikan Videotron, Jalur Cepat Semanggi Ditutup Lima Malam
-
KPK Dalami Dugaan Suap Rp21 Miliar Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama
-
Datang ke Jakarta Fair Bisa Sekalian Bayar Pajak Kendaraan, Begini Caranya
-
Jangan Tergiur SIM Instan! Korlantas: Hanya Polri Institusi Sah Terbitkan Izin Mengemudi
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
-
Alasan Elza Syarief Bela Gratis Lalu Tinggalkan Eks Wakil BGN di Kasus Korupsi MBG
-
Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah
-
Gempa di Palu, Gubernur Sulteng Minta Rumah Sakit Siaga hingga Siapkan Tempat Pengungsian
-
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak