Suara.com - Direktur Utama PT.Mass Rapid Transit (MRT), Dono Bustami mengatakan bahwa penyelesaian pekerjaan konstruksi MRT Jakarta Korodor Selatan-Utara Fase 1 (Lebak Bulus -Bundaran HI) sudah mencapai setengahnya.
Namun, kata dia secara umum pekerjaan konstruksi yang tengah dilakukan saat ini terkait pekerjaan konstruksi area depo MRT, pekerjaan pembuatan pondasi kolom jalur dan kolom untuk stasiun layang, pekerjaan pembangunan steuktur bos stasiun bawah tanah, serta pekerjaan pembuatan terowongan jalur bawah tanah.
"Secara keseluruhan telah mencapai 50,84 persen, dengan rincian secara garis besar untuk pekerjaan proyek pada struktur layang telah menyelesaikan 33,81 persen dan struktur bawah tanah sebesar 68,05 persen," kata Dono di Kantor PT.MRT di Wisma Nusantara, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016).
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa adanya perbedaan progress penyelesaian proyek MRT tersebut atara jalan layang dan bawah tanah karena adanya beberapa kendala. Kata dia, pengerjaan bawah tanah sudah lebih dari setengahnya karena tidak berhdapan dengan pembebasan lahan.
"Kalau yang jalan layang ini kan harus berhadapan dengan kendala pembebasan lahan, sampai sekarang masih adalah kendalanya, sekarang masih 33,81 persen," kata Dono.
Dan terkait pembebasan lahan tersebut, kata Mantan Direksi PT.Bukit Asam, Tbk tersebut mengatakan bahwa masoh ada 10 persen yang belum beres. Meski begitu, dia tetap yakin bahwa semuanya akan selesai.
"Memang tinggal sedikit lagi, 10 persen lagi, tapi kendala ini tidak akan menghambat perkembangan dan pembuatan proyek MRT ini," kata Dono.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Buku The Broken String Angkat Isu Child Grooming, Kemen PPPA: Ancaman Nyata bagi Anak
-
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Bidang Sosial dan Humaniora di Istana, Apa Tujuannya?
-
Hari Ini Hujan Sedang Diperkirakan Mengepung Jakarta
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'