Suara.com - Dewan Perwakilan Rakyat bentuk Tim Pengawas DPR atas proses penyelesaian kasus vaksin palsu. Tim tersebut kurang lebih berjumlah 30 orang.
"Kita akan tetapkan tim pengawas DPR, yang melibatkan teman-teman dari berbagai Komisi, menyangkut vaksin palsu. Basanya sejumlah 30 orang," kata Ketua DPR Ade Komaruddin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/7/2016).
Pembentukan tim pengawas tersebut untuk mengawasi proses penyelesaian kasus vaksin palsu.
"kita ingin masalah ini betul-betul diselesaikan semuanya dengan baik. kita awasi penyelesaiannya," ujar Ade.
Ade menjelaskan, tim pengawas merupakan inisiatif DPR secara kelembagaan. Bukan inisiatif Komisi tertentu.
"Tim pengawas biasa kita lakukan, dan tim pengawas ini oleh DPR, bukan oleh Komisi," kata Ade.
"Kita harus memastikan bahwa semua yang menyangkut vaksin palsu dan obat plasu, itu dapat diselesaikan dan tidak terulang lagi, itu targetnya," Ade menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah