Suara.com - Tim Indonesia yang terdiri atas Riau Ega Agata Salsabila, Muhammad Hanif Wijaya dan Hendra Purnama, berhasil melewati rintangan pertama pada pertandingan panahan beregu recurve putra Olimpiade ke-31 di Rio de Janeiro, Brazil.
Tim Indonesia melaju ke rintangan berikutnya setelah mengalahkan Taiwan Sabtu pagi waktu setempat, namun selanjutnya harus menghadapi tantangan dari tim kuat Amerika Serikat.
Dalam pertandingan di arena panahan Sambodromo, Rio de Janeiro, Riau Ega dkk tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan Taiwan 6-2 pada babak perdelapan final.
Taiwan pada pertandingan tersebut menurunkan trio Kao Han-Wen, Wai Chun-Heng dan Yu Guan-Lin.
Selanjutnya pada babak perempat final yang dimainkan pada Sabtu petang waktu setempat (Minggu pagi WIB), tim Indonesia akan melawan AS.
Tim panahan AS yang terdiri atas Bradi Ellison, Zach Garrett dan Jake Kaminski, langsung lolos ke perempat final karena pada babak "ranking round" menempati posisi kedua di bawah juara bertahan Korea Selatan.
Korea Selatan dengan trio pemanah andalannya, Kim Woojin, Lee Seungyun dan Ku Bochan, juga langsung lolos ke perempat final dan akan ditantang Belanda.
Sementara pada pertandingan lainnya, tim Malaysia tersisih di babak perdelapan final setelah dikalahkan Prancis 57-53. (Antara)
Berita Terkait
-
Rekor 5 Kali Beruntun! Jawa Tengah Kembali Dominasi Kejurnas Panahan Junior 2026
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Regenerasi Atlet Panahan! 562 Anak Unjuk Gigi di MilkLife Archery Challenge Kudus
-
Kenangan Indah di Thailand, Teodora Audi Bersemangat Memburu Prestasi ASEAN Para Games 2025
-
Kejurnas Panahan Antarklub 2025 Digelar untuk Perkuat Piramida Pembinaan
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?