Suara.com - Sore ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan bertemu Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan DKI Jakarta untuk melakukan audit pada berkas-berkas keuangan. Hal ini terkait adanya dugaan penyerobotan tanah aset Pemprov DKI di Permata Hijau, Jakarta Selatan.
"Kita sudah lakukan audit. Makanya nanti sore jam empat (16.00 WIB) kita mau samakan persepsi ke menteri ATR/BPN Pak Sofyan Djalil," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (11/8/2016).
Ahok tidak ingin kasus di Jalan Biduri Bulan dan Alexandri, Kelurahan Grogol Utara pada 1996 terulang lagi.
"Saya tidak mau lagi aset DKI digarong oleh oknum di BPN, karena ada oknum kami yang nakal," kata Ahok.
"Memang sudah ada fasum fasos dia (dinas) nggak mau catet, jadi rata-rata yang digarong itu kewajiban pengembang kepada kami yang tidak disertifikatkan. Kalau sekarang gampang, saya wajibkan sertifikat nama kami baru kasih," Ahok menambahkan.
Dalam kasus dugaan penyerobotan tanah aset Pemprov DKI di Permata Hijau, dua orang telah dijadikan tersangka. Mereka berinisial MI sebagai pihak yang mengajukan penerbitan sertifikat dan AS yang merupakan PNS Badan Pertanahan Nasional.
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus