Suara.com - Kementerian Luar Negeri mengingatkan kemungkinan teror bom lanjutan di Thailand. Hal ini seperti disampaikan Kemenlu jerman lewat travel warning bagi warganya. Seperti diketahui, Thailand merupakan lokasi liburan paling populer bagi warga Jerman.
"Kemungkinan serangan lanjutan harus diwaspadai. Oleh karena itu kemnterian luar negeri menyarankan agra berhati-hati. Bagi yang bepergian ke Thailand sebaiknya hindari tempat publik dan kerumunan orang," tulis Kementerian Luar Negeri Jerman dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya, Serangkaian Ledakan terjadi di lokasi wisata di Thailand. Ledakan yang diduga serangan bom tersebut mengakibatkan 4 korban tewas dan 35 lainnya luka-luka. Tiga diantaranya adalan WN Jerman.
Setidaknya ada 10 ledakan terjadi dalam waktu 24 jam di daerah Hua Hin, Surat Tani, Patong, Trang dan Phang Nga. Bom diduga disembunyikan di pot bunga dan diledakan dari jarak jauh dengan detonator.
Empat orang dikonfirmasi tewas di wilayah ledakan, sementara 35 lainnya mengalami luka-luka, beberapa diantaranya turis mancanegara.
Serangan bom dimulai sore kemarin di Trang, satu orang tewas dan lima lainnya luka-luka. Beberapa jam kemudian, dua bom meledak di daerah pantai Hua Hin, yang membunuh seorang perempuan Thailand dan 23 luka-luka, termasuk dua perempuan WN Inggris.
Pagi ini, bom kembar meledak sekitar 125 mil selatan Bangkok, tak jauh dari Istana Kerajaan Klai Kangwon. Seorang tewas dalam ledakan ini. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing