Menteri ESDM Arcandra Tahar di Jakarta, Senin (8/8/2016). [Antara/Agung Rajasa]
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan tak menutup kemungkinan Arcandra Tahar kembali diangkat menjadi Menteri Energi Sumber Daya Miniral (ESDM) jika permasalahan dwi kewarganegaraannya selesai dan menjadi warga negara Indonesia (WNI). Keputusan itu semua tergantung Presiden Joko Widodo.
"Ya semua kemungkinan itu bisa terjadi, tak menutup kemungkinan itu. Semua tergantung penilaian Bapak Presiden," kata Luhut kepada wartawan di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/8/2016) malam.
Ia mengimbau kepada semua pihak untuk menghargai dan mengapresiasi bila ada orang yang keahliannya dibutuhkan oleh negara untuk republik ini, seperti Arcandra. Bukan malah diserang dan melihat sisi negatifnya.
"Saya imbau teman-teman wartawan kalau dia (Arcandra), siapa saja orang Indonesia yang bisa memberikan nilai tambah bagi negeri ini harus kita apresiasi," ujar dia.
Presiden Jokowi pada Rabu sore memanggil Arcandra di Istana Merdeka. Jokowi masih mempertimbangkan Arcandra tetap bisa berkontribusi di Indonesia.
"Presiden saya pikir mempertimbangkan beliau untuk dipakai di negeri ini lagi, saya 1000 persen setuju," tutur dia.
Dia menambahkan, peluang selalu terbuka untuk Archandra, bahkan untuk posisi sebagai staf ahli di bidang energi.
"Apa saja bisa, peluang apa saja bisa terjadi buat Pak Candra atau orang lain, Candra-candra lain," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!