Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul yakin Arcandra Tahar akan diangkat kembali menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Arcandra dicopot dari jabatan Menteri ESDM, padahal baru 20 hari menjabat, karena masalah kewarganegaraan.
Suara.com - "Feelingku Arcandra akan diangkat lagi, itu feeling saya. Karena itu aset lho. Orang hebat, dia bisa memangkas operasional itu hinggan triliunan," kata Ruhut di DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).
Ruhut menilai masalah dwi kewarganegaraan yang dialami Arcandra bukan hal yang berat. Setiap orang jenius yang masuk ke Amerika, katanya, pasti ditawari untuk naturalisasi.
"Aku melihat dia (Arcandra) jenius. Dia mempunyai berapa potensi yang diakui dunia. Kau pun, atau orang kayak aku ini, kalau di Amerika pasti dibujuk juga kok. Dikasih fasilitas yang begitu-begitu (naturalisasi)," ujar Ruhut.
Ruhut tidak heran Arcandra memiliki kewarganegaraan Amerika. Sebab, hal tersebut merupakan instrumen untuk melancarkan bisnis.
"Dia banyak klien yang kaitan dengan Amerika. Jadi kemana-mana kan identitasnya harus Amerika, itu saja kok. Jadi ada masalah administrasi, tapi dia tetap Indonesia," tutur Ruhut.
Mengenai administrasi Arcandra, menurut Ruhut bisa dibereskan.
"Sebenarnya nggak usah dirapikan juga nggak apa-apa administrasinya. Dia Indonesia kok. Tapi Bapak Presiden, kita mengerti dia tidak mau ada kegaduhan," ujar Ruhut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan