Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW Partai Nasdem DKI Jakarta Bestari Barus menilai pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira hanya suara kader dan belum sikap partai berlambang banteng.
Hal itu dikatakan Bestari menanggapi pernyataan Andreas yang mengatakan apabila Ahok ingin diusung PDI Perjuangan di Pilkada Jakarta 2017 seharunya menjadi calon wakil gubernur Jakarta, dan posisi gubernur diisi oleh kader PDI Perjuangan.
"PDI-P pun maunya Ahok nanti jadi cagub juga. Kalau suara Andreas kan belum suara partai, baru suara kader atau suara pengeurus," kata Bestari dihubungi Suara.com, Kamis (25/8/2016).
Bestari mengklaim dalam komunikasi politik yang sedang berjalan selama ini antara partai pendukung Ahok dengan PDI Perjuangan tidak maslah kalau kader PDI Perjuangan seperti Djarot Saiful Hidayat hanya dijadikan cawagub Jakarta 2017-2022.
"Dulu kan mereka yang dukung (Ahok). Sekarang kan Djarot-nya juga suka jadi wakil, walaupun PDIP ada 28 kursi, kan gitu," kata Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPRD DKI Jakarta itu.
Partai pendukung Ahok dikatakan Bestari masih berharap PDI Perjuangan mau bersama dengan Nasdem, Hanura dan Golkar serta relawan Teman Ahok mengusung Ahok-Djarot. Mereka juga tidak akan memberikan batas waktu kepada PDI-P apakah mau mengusung Ahok atau tidak.
"Batas waktu sampai pendaftaran (pasangan calon). Artinya sampi hari ini kita masih berharap lho PDI-P tetap bergabung mendukung," ujar Bestari.
Diberitakan sebelumnya, Andreas Hugo Pareira mengatakan PDI Perjuangan memiliki 28 kursi di DPRD Jakarta. Sedangkan Ahok yang sudah mendapat dukungan dari Partai Golkar, Nasdem dan Hanura baru mengantongi 24 kursi.
"Kalau menurut kalkulator politik, seharusnya Pak Ahok jadi cawagub. Kalau dia punya 24 kursi, kami punya 28 kursi. Lebih banyak dong," kata Andreas di DPR, Selasa (23/8/2016).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir