Suara.com - Wakil Gubenur Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan semua hewan kurban di Jakarta yang akan dipotong saat hari pemotongan hewan pada perayaan Hari Raya Idul Adha nanti bebas dari penyakit. Pemerintah telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memeriksa semua hewan.
"Nggak ada. Kami sudah cek betul kok. Saya sudah koordinasi kemarin sama dinas kelautan ketahanan pangan ya, mereka cek semua," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/9/2016).
Namun, kata Djarot, jika ternyata masih ditemukan hewan yang tidak sehat, masyarakat harus melaporkan ke petugas.
Djarot yakin hewan kurban yang telah dipilih merupakan hewan yang bebas dari penyakit.
"Karena kalau ditemukan kasus, langsung ditanggapi. Langsung dikembaliin. Kan kurbannya dari luar (daerah), jadi dikembalikan. Pokoknya kita betul-betul pilih yang sudah bebas dari antrax,"paparnya.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi itu menambahkan pemerintah akan melakukan pengecekan saat penyembelihan hewan kurban nanti.
"Kita sudah siapkan 80-an tenaga untuk mengecek. Sama seperti kemarin. termasuk juga saat sudah salat Idul Adha, kami akan ke lokasi-lokasi penyembelihan korban. Termasuk penanganan hewan kurban, limbahnya bagaimana, tata caranya bagaimana," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Raih Capaian Gemilang, Pengunjung Vasaka Hotel Naik Signifikan Saat Libur Panjang Idul Adha
-
Dampak PHK: Jumlah Orang Berkurban Idul Adha 2025 Anjlok!
-
Sebar Qurban 2025: Menjangkau 202 Ribu Penerima di 130 Kota dan 9 Negara
-
Bikin Kompetisi Padel dan Diikuti Belasan Artis, Marshel Widianto Siapkan Hadiah Kambing
-
Masih Bingung Cara Masak Daging Kambing? Ini 5 Bahan Penghilang Bau Prengus, Dijamin Efektif
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan