Suara.com - Imam Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar menyarankan penyembelihan hewan kurban tidak dilakukan dihadapan anak-anak. Penyembelihan yang mempertontonkan darah akan memberikan efek negatif yang tidak baik untuk anak.
"Kalau bisa sunyi dari anak kecil, mempertontonkan darah kepada anak kecil itu kan ada efek psikologisnya," kata Nasaruddin di Masjid Istiqlal, Senin (12/9/2016).
Dia menambahkan, pemotongan hewan kurban juga harus dilakukan sesuai aturan dan menjaga kehigienisannya. Sehingga daging hewan kurban itu terjamin kebersihannya.
"Dan, menyembelih itu bagusnya sesuai aturan, juga dari segi higienisnya," kata dia.
Meski melakukan pemotongan, Masjid Istiqlal tidak akan menyelenggarakan kegiatan pembagian daging kurban Idul Adha 1437 Hijriyah. Wakil Ketua Badan Pengelola Masjid Istiqlal Bahrul Hayat mengatakan, pembagian daging akan dilakukan dengan cara mendistribusikan ke sejumlah titik di Jakarta.
Ada 85 titik di 7 Kecamatan di Jakarta yang menjadi mitra Masjid Istiqlal. Menurutnya, titik yang menjadi sasaran distribusi daging kurban ini sudah didata dengan baik.
"Penyaluran tidak di sini. Karena Masjid Istiqlal sudah mendata dengan detail, seluruh yang berhak di beberapa wilayah di Jakarta. Dan kalau sudah nanti diantar ke masing-masing titik," kata Bahrul.
Dia mengatakan ada 25 sapi dan 15 kambing yang dikurbankan di Masjid Istiqlal. Hewan kurban ini akan disembelih nanti malam dan segera didistribuskan ke 85 titik tadi.
"Penyembelihan nanti malam, kalau sudah siap langsung di antar ke semua titik. Jadi (distribusi ini) karena masalah keamanan saja," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?