Suara.com - Kontingen tuan rumah Jawa Barat memimpin perolehan medali emas sementara PON XIX/2016 Jabar dengan 15 medali emas, 10 perak dan enam perunggu, Kamis.
"Raihan medali emas hari ini melampaui target, ikhtiar akan terus kita lakukan secara maksimal pada laga hari-hari berikutnya," kata Komandan Satlak Prestasi "Jabar Kahiji" KONI Jabar Yunyun Yudhiana di Bandung.
Pada pertandingan Kamis, Jawa Barat mendulang 12 medali emas, tujuh perak dan dan empat perunggu. Tiga emas lainnya diraih pada Rabu (14/9).
Emas Jabar berasal dari judo lima emas, renang tiga emas, drumband dua emas, catur satu emas dan satu emas dari dayung nomor slalom.
Kegagalan cabang catur Jabar 'pesta' emas terobati dengan hadirnya medali lainnya. Bahkan pada cabang drumband Jawa Barat melakukan revans dengan menyapu bersih dua medali emas pada hari kedua pertandingan cabang olahraga beregu itu.
Sementara itu DKI Jakarta untuk sementara di peringkat kedua dengan tujuh emas, empat perak dan tujuh perunggu. DKI Jakarta menyalip Jatim, Banten dan Riau yang untuk sementara di peringkat ketiga hingga kelima.
DKI Jakarta melejit dalam klasemen sementara perolehan medali PON XIX/2016 Jabar setelah mendulang enam medali emas, yakni tiga dari catur kilat, dua dari kolam renang serta satu keping emas dari cabang judo.
Persaingan kontingen peserta sudah mulai meningkat terutama dari Jabar, DKI Jakarta dan Jawa Timur yang mengincar beberapa nomor unggulan mereka untuk bersaing dalam perolehan medali emas.
Pada pertandingan esok hari, persaingan akan terjadi di cabang olahraga catur, renang, dayung, drumband serta judo. (Antara)
Berita Terkait
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya
-
Dugaan Pesta Sesama Jenis di Karawang, Wagub Jabar Minta Polisi Usut Tuntas
-
Pemprov Jabar - PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok Nangka: Tingkatkan Investor
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang