- Wamentrans Viva Yoga Mauladi menyatakan Tim Ekspedisi Patriot 2026 akan mendampingi masyarakat di kawasan transmigrasi.
- Pembekalan serentak tim tersebut berlangsung di Kota Bogor, Jawa Barat, untuk menjalankan strategi pemerintah pusat.
- Program transmigrasi masa lalu telah sukses melahirkan ribuan desa definitif serta ratusan kecamatan dan kabupaten baru.
Suara.com - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mengatakan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 akan menjadi ujung tombak pengembangan kawasan transmigrasi melalui pendampingan masyarakat dan penerapan inovasi berbasis ilmu pengetahuan.
Menurut Viva, penerjunan TEP merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Bagian dari turunan Asta Cita Presiden Prabowo adalah Tim Ekspedisi Patriot. Karena kita membangun dari bawah, dari desa, untuk memakmurkan masyarakat dan menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi," kata Viva saat kegiatan Pembekalan Serentak Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 di Kota Bogor, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Minggu (26/7).
Ia menjelaskan para peserta TEP akan diterjunkan ke berbagai kawasan transmigrasi untuk mendampingi masyarakat dalam mengembangkan potensi unggulan daerah. Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan inovasi dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
"Kita ingin desa-desa itu menjadi pusat ekonomi, menjadi pusat kebudayaan. Tim Ekspedisi Patriot kita terjunkan agar bisa berinteraksi dengan masyarakat dan memberikan inovasi, kreasi, pandangan-pandangan baru yang dibutuhkan masyarakat setempat," ujarnya.
Viva menilai pembangunan kawasan transmigrasi tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga, tetapi juga menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di wilayah yang sebelumnya belum berkembang.
Menurutnya, program transmigrasi telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan wilayah dengan melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, hingga tiga ibu kota provinsi.
"Program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, dan tiga ibu kota provinsi," katanya.
Sebagai contoh, Viva menyebut kawasan transmigrasi Telang di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang pada 2025 menjadi daerah dengan produksi beras tertinggi secara nasional. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan kawasan transmigrasi dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi apabila didukung inovasi, riset, dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga: Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
Berita Terkait
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
Alarm BMKG! 90% Wilayah Jabar Diprediksi Dilanda Kemarau Kering
-
Tok! Gugatan PLK Ditolak PTUN Jakarta, Aset Pemprov Jabar Selamat dari Ancaman
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 27 Juli 2026, Rezeki Lancar dan Karier Bersinar
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
96 Anak di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan Sepanjang Januari-Juni 2026
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
9 Moisturizer untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Bikin Kulit Glowing
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas